Rabu, 30 Oktober 2019

Don’t Judge A Book by Cover? Tidak Berlaku Kalo Pas Beli Buku

Ada pepatah yang mengatakan “Don’t judge a book by cover” yang jika di terjemahkan berarti jangan menilai suatu buku hanya berdasarkan sampulnya saja, namun, pepatah ini sebenarnya memiliki pengertian asli bahwasannya jangan menilai seseorang hanya karena penampilan fisiknya saja. Terlepas dari itu sebenarnya bagaimana jika menilai sebuah buku hanya dari covernya saja, apakah benar sebuah cover pada buku tidak berpengaruh pada apa isi didalamnya? dengan artian apakah desain cover sebuah buku tidak begitu penting untuk menarik konsumen yang pada akhirnya akan melakukan pembelian pada buku tersebut.
 
Pada kenyataannya saat membeli buku tentu hal pertama yang akan kita lihat yaitu cover atau sampul dari buku itu sendiri, sebelum pada akhirnya kita melihat sinopsis yang ada untuk lebih mengetahui apa yang ada didalam buku tersebut. Cover sebuah buku terbukti dapat menarik konsumen untuk menghampiri buku tersebut sebelum akhirnya melanjutkan aktivitasnya untuk melihat sinopsis yang ada dibelakangnya. Jadi sebenarnya sebuah cover suatu buku bisa dikatakan memiliki peran yang sangat penting bagi sebuah buku, sekalipun ceritanya bagus tapi jika covernya kurang menarik orang tidak akan memegang buku tersebut. Karena hal pertama yang ditangkap oleh konsumen adalah cover bukan sinopsis yang kebanyakan berada di balik buku.

Untuk itulah, seorang penulis sudah seharusnya memikirkan matang – matang mengenai hal ini. Penulis yang sudah terkenal atau sudah memiliki nama tentu tidak akan dibingungkan dengan ini karena mereka pasti memiliki tim yang bertugas memikirkan bagaimana konsep cerita yang dikemas dan digambarkan pada sebuah cover bukunya nanti. Akan tetapi, bagaimana dengan penulis – penulis pemula yang belum memiliki tim untuk memikirkan cover buku miliknya, akan sangat sayang sekali apabila cover buku tersebut pada akhirnya dibuat alakadarnya padahal cerita atau informasi di dalamnya sudah menarik, hal ini dapat mematikan nilai dari buku itu sendiri.

Oleh karena itu, Anda membutuhkan Yorsha. Yorsha adalah sebuah marketplace penyedia layanan jasa yang mampu membantu memenuhi kebutuhan konsumen yang memiliki masalah dengan desain cover sebuah  buku. Dengan menggunakan layanan Yorsha, konsumen dapat mendiskusikana bagaimana desain yang diinginkan untuk menghiasi cover buku miliknya atau jika mereka tidak memiliki gambaran sama sekali tentang bagaimana baiknya cover itu digambarkan, tim dari Yorsha mampu memberikan saran yang tentunya akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan pemilik buku untuk persetujuannya, karena semakin menarik cover sebuah buku, semakin besar pula peluang buku itu untuk dilirik oleh pembaca. Untuk itulah mengapa cover sebuah buku harus mampu menggambarkan apa isi didalamnya dan sesuai dengan target pembacanya.

Bikin Sosmed Kamu Eye Catching, Biar Bisa Nghasilin Duit.

Perkembangan zaman yang semakin pesat menjadikan orang semakin kreatif dalam menghasilkan uang. Baik dari anak-anak maupun remaja juga  bisa menghasilkan pundi – pundi rupiah melalui internet terlebih melalui social media. Banyak dari mereka yang sudah mampu memanfaatkan social media dengan sangat bijak. Saat ini, social media bukan hanya sebagai sarana bertukar informasi atau hanya tempat untuk berbagi momen saja.  , tapi dari social media kita juga mampu menghasilkan uang.

Yang namanya bekerja tentulah ada usaha yang harus dilakukan untuk kemudian mendapatkan hasil, konsep ini pun juga tetap sama seperti yang diterapkan di bisnis dunia online. Saat ingin mencari uang melalui social media tentu kamu harus mempercantik lapakmu sendiri, tentukan kamu ingin mencari uang dengan cara apa di social mediamu, menjual produk – produkmu sendiri atau hanya membantu orang lain untuk mempromosikan produk mereka.

Jika kamu  memilih pilihan pertama, yaitu menjual produk sendiri tentu kamu harus mempersiapkan akun sosmed sendiri untuk produkmu, tidak dicampurkan dengan akun sosmed pribadimu. Akun pribadimu mungkin hanya membantu mempromosikan saja. Tentu untuk membuat akun tersendiri bagi produkmu akan memakan waktu lebih lama untuk menambah jumlah pengikut dan likers, akan tetapi  dengan begitu kamu mampu mengatur akan seperti apa postingan pada akun daganganmu tersebut supaya konsumen tertarik.

Jika kamu memilih option kedua yaitu mempromosikan produk orang lain pada akun social mediamu atau yang biasa di sebut endorsement, ini jauh lebih mudah karena kamu hanya mengiklankan produk yang diminta dengan mencoba menggunakan produk tersebut sehingga membuat para pengikutmu kemudian percaya dan juga tertarik untuk ikut mencobanya. Terlihat lebih mudah memang, akan tetapi untuk menjadi seseorang yang mendapatkan endorsement di social media tentu bukanlah hal yang mudah, kamu harus memiliki pengikut yang banyak yang aktif mengikuti segala aktiftasmu, aktif memberikan like dan komentar di berbagai postinganmu, jika hal itu terpenuhi tentu endorsement akan banjir ke kamu.

Lantas bagaimana untuk mendapatkan pengikut yang setia mengikuti segala aktifitasmu ? tentu saja akun social mediamu harus enak dilihat, ini syarat mutlak orang orang akan memiliki alasan untuk mengikutimu. Saat ini tidak perlu repot jika ingin mempercantik akun sosmedmu, dengan memanfaatkan marketplace Yorsha yang mampu membantu mu mendesain social mediamu biar lebih menarik, entah untuk sekedar posting momen berhargamu atau memposting daganganmu, yang pasti social mediamu akan terlihat lebih eye catching sehingga bisa menarik orang orang untuk akhirnya mengikutimu. Setelah berbondong bondong orang akhirnya mengikutimu,nantinya kamu bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan uang.